Ad-Dukhkhan 44:4
Topik Yang Terkait Ayat Ini
[Night,of Al-Qadr (Decree)] [Wisdom]
Indonesian - Bahasa
Pada (malam itu) dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah,
Indonesian - Tafsir Jalalayn
(Pada malam itu) yakni pada malam Lailatulkadar, atau malam pertengahan bulan Syakban (dijelaskan) dirincikan (segala urusan yang penuh hikmah) segala urusan yang telah ditentukan, yaitu berupa rezeki dan ajal serta perkara-perkara lainnya, mulai dari malam itu sampai dengan malam yang sama untuk tahun berikutnya.
Indonesian - Tafsir Kemenag RI
(4-5) Allah menerangkan bahwa pada malam "Lailatul Qadar", dijelaskan segala perkara yang berhubungan dengan kehidupan makhluk, hidup, mati, rezeki, nasib baik, nasib buruk dan sebagainya. Semuanya itu merupakan ketentuan dari Allah yang penuh hikmah sesuai dengan kebijaksanaan-Nya. Ayat 5 ini ditutup dengan satu ketegasan bahwa Allah telah mengutus Rasul-Nya kepada manusia dari golongan mereka sendiri, membersihkan jiwa mereka, mengajarkan kepada mereka al-kitab, al-hikmah; agar menjadi hujah bagi Allah atas hamba-Nya dan menjadi alasan untuk menghukum mereka apabila mereka berbuat dosa, menentang rasul yang diutus kepada mereka, menolak petunjuk yang dibawa oleh rasul itu dari Allah dan tidak ada alasan bagi mereka untuk membantah dan tidak menerima siksaan Allah, sebagaimana firman-Nya: Tetapi Kami tidak akan menyiksa sebelum Kami mengutus seorang rasul. (al-Isra'/17: 15) Dan firman-Nya: Rasul-rasul itu adalah sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah setelah rasul-rasul itu diutus. (an-Nisa'/4: 165)
Indonesian - Tafsir ibn Kathir
Firman Allah Swt.:
Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah. (Ad-Dukhan: 4)
Di malam Lailatul Qadar dijelaskan dari Lauh Mahfuz kepada para malaikat pencatat perihal urusan satu tahun dan ajal-ajal yang akan terjadi di tahun itu, dan rezeki-rezeki yang di turunkan tahun itu, serta semua peristiwa yang akan terjadi padanya, dan lain sebagainya. Hal yang sama telah diriwayatkan dari Ibnu Umar, Mujahid, Abu Malik, dan Ad-Dahhak serta lain-lainnya dari kalangan ulama Salaf.
Firman Allah Swt.:
yang penuh hikmah. (Ad-Dukhan: 4)
Yakni dengan keputusan yang tetap, tidak dapat diganti, tidak dapat pula diubah.
Dapatkan Aplikasi Quran:bit.ly/AlQuranApp
#GreentechApps
Tidak ada komentar:
Posting Komentar